Daerah Penghasil Minyak Bumi di Berbagai Pulau Indonesia

Daerah Penghasil Minyak Bumi di Berbagai Pulau Indonesia

Daerah Penghasil Minyak Bumi di Berbagai Pulau Indonesia. Minyak bumi merupakan salah satu penyumbang devisa tertinggi negara. Minyak bumi menjadi sumber energi penting karena mempengaruhi segala sektor perekonomian masyarakat. Di Indonesia terdapat 60 cekungan yang berpotensi mengahasilkan minyak bumi dalam jumlah besar. Cekungan yang dimaksud adalah yang tersusun dari sedimen tersier. Cekungan ini terdapat di wilayah barat dan wilayah timur Indonesia.

Berikut adalah cekungan sedimen tersier yang tersebar diwilayah Indonesia.

Wilayah Sumatera merupakan penghasil minyak terbesar di Indonesia, angkanya mencapai 78% dari seluruh wilayah Indonesia. Di Sumatera terdapat beberapa bagian wilayah cekungan sedimen tersier. Antara lain sebagai berikut:  

a. Sumatera bagian utara

Cekungan sedimen tersier terdapat di Nanggroe Aceh Darussalam (Lhok Sukon dan Peureulak) dan Sumatra Utara (Telaga Said, Tangai, Tanjung Miring Barat, Sukaraja, Mambang Sebasa, Securai, Seruwai, Pakam, Rantau, dan Siantar). Semua hasil minyak di berbagai wilayah tersebut diolah di Unit Pengelolaan Minyak (UP)-I kilang minyak Pangkalan Brandan (Sumatera Utara).

b. Sumatera bagian tengah

Cekungan sedimen tersier terdapat di Riau Daratan (Minas, Duri, Lirik, Rengat, Ungus, dan Kuantan), dan Riau Kepulauan (Bunguran, Anambas, Tarempa, Udang, dan Laut Natuna). Hasil minyaknya diolah di Unit Pengelolaan Minyak (UP)-II kilang minyak Dumai (Riau).

c. Sumatera bagian selatan

Cekungan sedimen tersier terdapat di Jambi (Meraup, Betung, Bangko, serta pantai dan lepas pantai Tanjung Jabung), Sumatra Selatan (Talang Akar, Pendopo, Limau Tengah, Berau-Berau Barat, Suban Jerigi, Babat, Kukui, Mangun Jaya, Benakat, Bentayan, Beringin-Kuang, Kayu Agung, Plaju-Sungai Gerong, timur laut Betara, lepas pantai Sungai Gelam, dan lepas pantai Ramok-Senabing), dan Lampung (Menggala dan lepas pantai Lampung di Laut Jawa). Minyak mentah dari lokasi tersebut diolah di Unit Pengo lahan Minyak (UP)–III Kilang Minyak Plaju (Sumatra Selatan).

Selain cekungan sedimen tersier terdapat beberapa jenis cekungan, yaitu:

  • Cekungan sedimen tersier intermountana, terdapat di wilayah sebelah barat pegunungan Bukit Barisan. Diantaranya ladang minyak di lepas pantai Meulaboh dan Tapaktuan (NAD).
  • Cekungan Mentawai, terdapat di lepas pantai Sibolga. Antara lain pantai Barat Sumatera dan pulau Simeulau.
  • Cekungan Ombilin, terdapat di Sumatera Barat antara lain di blok Sinamar.

Semua hasil minyak tersebut juga diolah di Unit Pengelolaan Minyak (UP)-III kilang minyak Plaju (Sumatera Selatan).

a. Jawa Barat, terdapat dua wilayah bagian yaitu di lepas pantai Laut Jawa dan cekungan Sunda (Mundu, Indramayu, Rangkas, Jatibarang, Jatinangor).

b. Jawa Tengah, terdapat di cekungan Cepu (Blora), lepas pantai Pekalongan, lepas pantai Rembang, dan pantai selatan Banyumas.

c. Jawa Timur, terdapat di delta sungai Brantas, lepas pantai Bawean, lepas pantai Madura, Sampang, serta di lepas pantai utara Bali.

Seluruh minyak mentah di wilayah Jawa diolah di Unit Pengelolaan Minyak (UP)-IV kilang minyak balongan (Jawa Barat) dan Cilacap (Jawa Tengah)

a. Cekungan sedimen tersier Ketungau dan Melawi terdapat di daerah perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

b. Kalimantan Timur

Cekungan sedimen tersier terdapat di Attaka, Melahin, Kerindingan, Sepinggan, Kutai, Samboja, Sangatta, Sanga-Sanga, Nilam, Pulau Tarakan, Pulau Bunyu, Karang Besar, Tanjung, Delta Mahakam, dan Balikpapan.

c. Kalimantan Selatan, cekungan sedimen tersier terdapat di Barito

hasil minyak mentah di wilayah Kalimantan diolah di Unit Pengelolaan Minyak (UP)-V kilang minyak minyak Balikpapan (Kalimantan Timur).

Baca juga : Klasifikasi Sumber Daya Alam Menurut Barlow

a. Sulawesi Selatan, cekungan sedimen tersier terdapat di Subaru (lepas pantai tenggara Sulawesi Selatan).

b. Sulawesi Tenggara, cekungan sedimen tersier terdapat di Wowoni dan Buton (lepas pantai timur Sulawesi Tenggara).

c. Selat Makassar, cekungan sedimen tersier terdapat di Masalima, Popodi, Papalang, Donggala, Taritip, Jangeru, dan Tanjung Aru.

a. Nusa Tenggara, cekungan sedimen tersier terdapat di Laut Sawu (Nusa Tenggara Timur).

b. Maluku, cekungan sedimen tersier terdapat di Pulau Seram dengan pusatnya di Bula, Bangai-Sula, Pulau Buru, lepas pantai utara Pulau Seram, lepas pantai Barakan di Laut Arafuru, dan lepas pantai Pulau Leti.

a. Salawati, cekungan sedimen tersier terdapat di Sorong, Babo, Klamono, Kasim, Tamulaai, Sabaku, dan Berau.

b. Bintuni, cekungam sedimen tersier terdapat di Kaimana, Kilimana, Arguni, Babo, Roabiba, Mogoi, Wiriagar, Vorwata, Amborip, Wasan, dan Ubadari.

c. Misool, cekungan sedimen tersier terdapat di Femin, Sabuda, dan Samai.

d. Lepas Pantai Barat Daya Papua, cekungan sedimen tersier terdapat di Lepas pantai Jayapura dan Vlakke.

Daerah Penghasil Minyak Bumi di Berbagai Pulau Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *